gobigalcanessa.com – – Yang memiliki mobil disel ataupun bensin. Kamu harus tahu cara merawat timing belt pada mobil. Timing belt pada mobil memiliki batas usia dari setiap pemakaiannya. Oleh karena itu, kamu wajib mengetahui bagaimana cara merawat timing belt pada mobil.
Timing belt adalah salah satu komponen terpenting yang ada di mobil. biyasanya orang-orang menyebutnya timing chain, yang berfungsi untuk membuka atau menutup mesin mobil, atau menggerakan camshaft.
Baca Juga : Tips Aman Mengemudi Mobil Saat Kondisi Sedang Hujan
Ada beberapa tanda-tanda jika timing belt mengalami kerusakan antara lain :
- Oli Mesin Bocor
- Suara Mesin Terdengar Tidak Normal
- Pegas Mesin Tidak enak
- Mobil Sering Mengalami Mogok
- Jarak Tempuh Mobil Melebihi Kapasitas
Bagaimana cara merawat timing belt?
Pada dasarnya timing chain ini harus di sesuaikan dengan pemakaiannya. Jika timing belt sudah melebihi kapasitas pemakiannya, maka dari itu harus di ganti dengan yg baru. Maksimal pemakaian timing belt sekitar 80ribu kilometer.
Ketika mengganti komponen ini, kamu harus memperhatikan bagian-bagian tertentu. Untuk mendapatkan kerja yang maksimal, maka dari itu kamu harus menggunakan alat bantu seperti tensioner untuk memaksimalkan kinerja timing belt.

