Langkah Dan Cara Merawat Timing Belt Pada Mobil/gobigalcanessa.com

Langkah Dan Cara Merawat Timing Belt Pada Mobil

gobigalcanessa.com – – Yang memiliki mobil disel ataupun bensin. Kamu harus tahu cara merawat timing belt pada mobil. Timing belt pada mobil memiliki batas usia dari setiap pemakaiannya. Oleh karena itu, kamu wajib mengetahui bagaimana cara merawat timing belt pada mobil.

Timing belt adalah salah satu komponen terpenting yang ada di mobil. biyasanya orang-orang menyebutnya timing chain, yang berfungsi untuk membuka atau menutup mesin mobil, atau menggerakan camshaft.

Baca Juga : Tips Aman Mengemudi Mobil Saat Kondisi Sedang Hujan

Ada beberapa tanda-tanda jika timing belt mengalami kerusakan antara lain :

  1. Oli Mesin Bocor
  2. Suara Mesin Terdengar Tidak Normal
  3. Pegas Mesin Tidak enak
  4. Mobil Sering Mengalami Mogok
  5. Jarak Tempuh Mobil Melebihi Kapasitas

Bagaimana cara merawat timing belt?

Pada dasarnya timing chain ini harus di sesuaikan dengan pemakaiannya. Jika timing belt sudah melebihi kapasitas pemakiannya, maka dari itu harus di ganti dengan yg baru. Maksimal pemakaian timing belt sekitar 80ribu kilometer.

Ketika mengganti komponen ini, kamu harus memperhatikan bagian-bagian tertentu. Untuk mendapatkan kerja yang maksimal, maka dari itu kamu harus menggunakan alat bantu seperti tensioner untuk memaksimalkan kinerja timing belt.

Tips Aman Mengemudi Mobil Saat Kondisi Sedang Hujan/gobigalcanessa.com

Tips Aman Mengemudi Mobil Saat Kondisi Sedang Hujan

Hujan kembali di sebagian wilayah Indonesia. Buat kamu yang sering beraktifitas keluar rumah menggunakan mobil, harap di perhatikan keselamatan saat berjalan terutama Aquaplaning.

Saat menghadapi hujan lebat, jalanan licin, kamu harus berhati-hati dalam berkendara, karena hal ini butuh keterampilan khusus untuk menghindari Aquaplaning.

Baca Juga : Ciri-Ciri, Penyebab Dan Solusi Ketika Radiator Bocor

Ada beberapa Tips yang bisa kamu terapkan untuk mengantisipasi Aquaplaning

  1. Pastikan Tekanan Udara Pada Ban Mobil Sesuai
  2. Periksa Kedalaman Tapak Ban atau Kembang Ban Mobil
  3. Kurangi Kecepatan Saat Berkendara Di Jalan Yang Licin
  4. Hindarkan Air Yang Tergenang Lebih Dalam
  5. Hindarkan Rem mendadak
  6. Cek Kondisi Suspensi

Jika kamu mengalami Aquaplaning, kamu tidak di perbolehkan panik. Tetap tenang saat berkendara agar tidak kehilangan kendali untuk meminimalisir terjadinya tabrakan.

Strategi Menjaga Bisnis Agar Tetap Stabil/gobigalcanessa.com

Strategi Menjaga Bisnis Agar Tetap Stabil

Para pelaku usaha menginginkan bisnisnya terus berjalan lancar tanpa habatan. Untuk itu, jika bisnis yang di jalankan saat ini, ada yang terhambat. Ada beberapa strategi yang bisa kamu lakukan untuk menjaga bisnismu tetap stabil salah satunya.

Membangun hubungan baik dengan pelanggan. Dengan cara ini bisnis kamu akan mudah berkembang dan bisa membangun loyalitas secara menyeluruh antara kepercayaan kepada pelanggan.

konsistensi harus kamu terapkan. konsistensi seperti apa ? misalkan, tidak jauh dengan kualitas produk, komunikasi, serta layanan yang sudah kamu berikan.

Baca Juga : Kupas Tuntas Perbedaan Agen Dan Distributor

Dalam membangun bisnis, tidak hanya kualitas produk saja yang harus kamu lakukan. lalu apa?

Lakukan strategi pemasaran. Strategi pemasaran itu berbeda – beda dari setiap perusahaan atau pelaku usaha. Kamu harus memiliki strategi khusus untuk meningkatkan bisnismu. Ada banyak cara yang bisa kamu lakukan antara lain : Iklan tvc, Iklan Ads, Membuat website, Dll.

Jika semua cara sudah kamu lakukan, langkah selanjutnya yaitu dengan melihat pergerakan komputitor dari bisnis kamu. Jika bisnis kamu ingin meningkat dan tetap setabil kamu harus bergerak dan melakukan strategi pemasaran yang lebih dari komputitor kamu.

Ciri-Ciri, Penyebab Dan Solusi Ketika Radiator Bocor/gobigalcanessa.com

Ciri-Ciri, Penyebab Dan Solusi Ketika Radiator Bocor

Sudah banyak yang tau, kalau air radiator itu berfungsi untuk mendinginkan mesin. jadi salah satu komponen ini memang teramat virtual fungisnya untuk kendaraan motor atau pun mobil.

Jika radiator itu mengalami kerusakan. Maka, bisa mengakibatkan mesin menjadi overheat. Jika tidak langsung di tanggani maka, satu persatu komponen pada kendaraan akan mengalami kerusakaan.

Untuk menghindari hal ini terjadi. kita bahas satu per satu ciri-ciri radiator bocor seperti apa.

Ciri-Ciri Air Radiator Bocor

  • Perubahan Pada Level cairan radiator

Ciri yang pertama yaitu terdapat perubahan dari level air radiator. Jika terjadi kebocoran pada radiator, maka level ukuran air akan mengurang, yang tadinya sekitar 15ml, sekarang menjadi 5ml.

  • Mengeluarkan Uap Pada Mesin

Jika air radiator bocor, coba kamu buka kap mesin mobil kamu, Jika terdapat bau uap atau bau gosong maka cek dan perhatikan air radiator pada mobil kamu.

Baca Juga : 3 Cara Membedakan Busi Asli Dan Palsu

  • Kebocoran pada selang radiator

Selang radiator ini befungsi untuk mengalirkan air dengan tekan yang tinggi dari mesin menuju radiator. Jika proses pendinginan radiator tidak terhambat maka tidak akan ada yang mengalami kebocoran pada selang. Jika terhambat makan harus digantikan secepat mungkin.

  • Terlihat tetesan air di bawah kap bawah mobil

Jika air radiator mengalami kebocoran maka, kamu hanya perlu melihat dari sisi bawah mobil saja. Jika terlihat ada yang basah di bawah kap mobil, segera kamu cek bagian radiator.

itulah ciri-ciri yang bisa kamu ketahui tanpa harus mengeceknya di bengkel.

lalu penyebanya apa?

Penyebab Air Radiator Menjadi Bocor

Penyebab utama yang terjadi yaitu komponen radiator sering sekali terkena goresan pada saat membongkar atau memasang. Hal ini akan menyebabkan radiator menjadi bocor. Untuk mencegah hal ini terjadi, pastikan pada saat membongkar radiator sebaiknya hati-hati jangan terlalu terburu-buru.

Baca Juga : Inilah Penyebab Indikator aki Mobil Menyalah

Jika terburu-buru itu bisa fatal, dampak yang akan terjadi radiator menjadi bocor, oli dan air akan bercampur, mesin menjadi overheat.

Apa yang Harus Di Lakukan Ketika Radiator Mengalami Kebocoran

Cara yang termudah, kamu bisa menambalnya sendiri mengunakan lem besi atau kamu bisa membawanya kebengkel yang khusus untuk bongkar bagian radiator.

Emang bisa kk di tambel? Bisa dong, kamu cukup menambal dengan lem besi dan pastikan semua pembongkaran dan pemasangan dengan hati-hati. Jika ragu, bawa saja kebengkel terdekat.

Solusi Merawat Air Radiator

Hal yang pertama kamu tidak usah panik, coba setiap 1 minggu sekali kamu bisa menegecek tangki radiator, gunakan cairan yang bagus, jangan menggunakan air, bersihkan radiator 1 minggu sekali.

3 Cara Membedakan Busi Asli Dan Palsu/gobigalcanessa.com

3 Cara Membedakan Busi Asli Dan Palsu

Busi menjadi salah satu alat kinerja untuk kendaraan baik itu motor atau mobil. Lantas busi saja kerap dipalsukan, kalau kita lihat di pasaran memang susah membedakannya.

Busi sudah familiar di pasaran, faktanya hampir semua bengkel memiliki busi moto dan mobil dengan berebagai type.

Pada proses pembuatan busi motor dan mobil itu di lakukan oleh mesin khusus dan beberapa serbuk khusus atau Sealing Powder.

Baca Juga : 4 Fungsi Busi Mobil Yang Bisa kamu Ketahui

Serbuk khusus ini berfungsi untuk memperkuat struktur dan menahan kebocoran gas yang akan muncul pada saat pembakaran.

Sementara untuk membedakannya dengan melihat tulisan pada insulatornya. Jika tulisan insulatornya hanya tempelan dan pudar pada saat di gosok itu patut di curigai bahwa itu busi imitasi bukan original.

Selanjutnya bisa melihat dari ring gasket yang menempel di busi. Jika komponen itu mudah lepas, maka sudah di pastikan kalau busi itu imitasi.

Cek kode produksi yang menempel pada bagian besi sektor busi. Kode produksi yang di buat itu menggunakan alat khusus, jadi tidak akan terlihat cacat dengan kode produksinya.

Oleh karena itu, yang memiliki kendaraan sepeda motor atau mobil harus diperhatikan lebih jelas lagi dan bisa membedakan mana busi asli dan mana busi palsu.